Tegal - Sebagai Agent of Change serta Front liner dari kebijakan Bank Indonesia, Generasi Baru Indonesia atau yang biasa dikenal dengan sebutan GenBI, melalui Divisi Sosial Komisariat Pancasakti Tegal melakukan sosialisasi GPN dan pembuatan QRIS bagi masyarakat Kabupaten Tegal dan sekitarnya sebagai bentuk nyata aksi sadar penerima beasiswa untuk mensukseskan penuh kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Serta sekaligus mendukung pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional dengan mempercepat transformasi digital, termasuk di bidang pembayaran non tunai. Rabu (10/11/21).
Bertempat di gedung KNPI Kabupaten Tegal, acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KNPI Kabupaten Tegal, Bapak Mohammad Ersal Aburizal, Bapak Dody Nugraha selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bapak M. Khairis Mubarak selaku pengisi materi SIAPIK, serta Bapak Arif Fajar selaku Ketua Unit Kebijakan Sistem Pembayaran. Karena tantangan zaman dalam menghadapi era digitalisasi menuntut UMKM sadar akan perubahan dalam pola berjualan, khususnya pembayaran digital dengan metode scan barcode. Yakni dengan menggunakan QRIS menjadikan acara tersebut disambut secara baik oleh stakeholder dan masyarakat yang terlibat. Dengan total perserta 50 pelaku usaha menjadi awalan yang baik untuk bersentuhan langsung bagi organisasi GenBI bersama para pegiat UMKM melalui agenda bertajuk sosalisasi GPN dan pembuatan QRIS. Dalam hal ini, integrasi UMKM ke digital platform akan menghasilkan by-product berupa data yang akan bermanfaat bagi inklusi ekonomi dan keuangan sehingga memberi manfaat yang luas bagi ekonomi.
Momentum perubahan pola usaha bagi pelaku UMKM ini ditangkap secara cerdas oleh Divisi Sosial GenBI UPS Tegal untuk menyadarkan pelaku usaha akan pentingnya perubahan, Noviana Tri Hapsari selaku ketua panitia menjelaskan “Acara ini dikatakan besar, karena untuk mengumpulkan UMKM sebanyak 50 pelaku usaha itu gampang-gampang susah, dengan dibantunya panitia yang ikut andil dalam acara ini jadi bisa tercapai dengan ringan melalui mekanisme pembagian tugas, yang pada akhirnya acara dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan sama sekali.” tuturnya.
“Alhamdulillah acaranya berjalan lancar, dan juga memiliki banyak manfaat buat UMKM Kabupaten Tegal, dengan adanya acara Sosialisasi GPN dan Pembuatan QRIS ini membuka fikiran dan pandangan bagi ibu dan bapak serta para pemuda bahwasanya pembayaran itu tidak hanya dengan cash, tapi dengan QRIS justru lebih mudah dalam bertransaksi.” sambungnya.
“Dan tidak hanya itu, ada hal yang menjadikan kebanggan bagi saya sendiri selaku ketua acara dan segenap panitia yang terlibat, yaitu apresiasi langsung dari Bank Indonesia atas terselenggaranya acara sosialisasi tersebut, secara tidak langsung apresiasi tersebut menjadi suntikan positif bagi seluruh panitia yang terlibat, dan saya pribadi merasa bersyukur karena berhasil menghandle dan merangkul semua temen-temen panitia agar bekerja sama demi tercapainya acara tersebut.” lanjutnya.
Dampak positif dari sosialisasi tersebut juga disampaikan oleh salah satu peserta sosialisasi GPN dan pembuatan QRIS, Ibu Halimah, beliau merasa sangat terbantu dengan adanya acara tersebut “Terimakasih sekali karena bisa hadir di acara hari ini dan bisa dapat ilmu baru tentang QRIS dan SIAPIK, saya ingin belajar lagi karena tertarik dengan yang dijelaskan atau disosialisasikan. Bisa lihat teman-teman UMKM juga tentang produk-produknya terutama terkait packaging, dan lain-lain. Jadi terinspirasi.” tuturnya. “Salah satu masalah di UMKM juga termasuk di pencatatan laporan keuangan, dengan penjelasan aplikasi dari Bank Indonesia yaitu SIAPIK sangat menarik dan diharapkan dapat membantu kita UMKM.” sambungnya.
Karena diyakini metode pembayaran secara digital akan menguasai lini perekonomian masyarakat Indonesia dalam tahun-tahun kedepan yang pada akhirnya pola bertransaksi dan beberapa aspek yang lain juga harus mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, QRIS menawarkan kemudahan bagi masyarakat di era modern terutama dalam metode pembayaran. Dalam peluncurannya, QRIS mengusung semangat UNGGUL (Universal, Gampang, Untung dan Langsung), bertujuan untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi untuk Indonesia maju. Karena hal demikian, seyogyanya kita sebagai generasi milenial yang mendapat wadah dari Bank Indonesia wajib mendukung secara penuh program tersebut.
Reporter: Riziq Fajril Anam