Tegal- Dalam beberapa hari belakang intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Batu Malang ternyata menjadi awal sumber bencana yang memporak-porandakan kota agropolitan tersebut. Banyak faktor yang menjadi sumber utama terjadinya banjir, salah satunya intensitas curah hujan deras pada Kamis sore (4/11), yang pada akhirnya menyebabkan jebolnya bendungan alam di kawasan hulu, serta hasil survei oleh BNPB juga menunjukan lahan kritis akibat alih fungsi lahan jadi salah satu penyebab bencana tersebut. Sebagai bentuk solidaritas akan bencana kemanusiaan, serta guna meringankan beban yang ditanggung oleh masyarakat Kota Batu. GenBI Komisariat Pancasakti Tegal melakukan aksi galang dana sebagai wujud kepedulian sosial antar sesama. Sabtu, 13/11/21.
Acara tersebut menandai adanya kepekaan mahasiswa binaan Bank Indonesia itu untuk lebih reponsif menangkap fenomena yang terjadi. Kordinator Lapangan, Rifaldi Ali Rahmadhani menjelaskan mekananisme donasi siang tadi. “Penggalangan dana yang di lakukan oleh GenBI UPS Tegal yang titik penggalangan dananya di bagi menjadi 2 titik, yang pertama di lampu merah perempatan Kejambon, yang kedua di lampu merah pertigaan Perintis Kemerdekaan.” tuturnya.
“Galang dana di mulai dari jam 2 siang sampai jam 4 sore, Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun, semoga dana yang kami kumpulkan bisa bermanfaat untuk masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Kota Batu, Jawa Timur. Dan kedepannya semoga GenBI selalu menjadi garda terdepan untuk Indonesia.” sambungnya.
Rencananya hasil dari donasi tersebut kemudian juga akan diakumulasikan dengan galang dana yang akan digawangi oleh IAIN dan UNIKAL Pekalongan sebagai sesama Generasi Baru Indonesia beberapa hari kedepan sebagai bentuk dukungan terhadap korban terdampak bencana.
Reporter : Riziq Fajril Anam