Sampah merupakan momok permasalahan terbesar bagi negara yang memiliki jumlah penduduk yang padat. Kegiatan manusia setiap harinya menghasilkan barang tak guna yang semakin menambah banyak deretan angka pencemaran. Semakain majunya peradaban justru hal ini semakin memperburuk bagi kesehatan lingkungan kita. Bukan hanya di udara, tanah, bahkan sampah sudah mencemari laut kita. Menghimpun data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pada tahun 2020 wilayah lautan Indonesia sudah tercemar oleh sekitar 1.772,7 gram permeter persegi.
Wilayah Indonesia sendiri memiliki luas lautan sebesar 3,25 Juta Kilo Meter persegi, bisa dikatakan bawa sudah mencapai 5,75 Juta ton sampah yang telah mencemari zona perairan Indonesia. Sampah plastik merupakan jenis sampah yang paling banyak kita lihat, jumlahnya mencapai sekitar 627,80 gram permeter persegi. Kemudian diurutan berikutnya adalah sampah kaca, keramik, logam, kertas, hingga karet. Data tersebut merupakan data yang diambil pada tahun 2020 lalu, yang mana sudah menunjukan bagaimana mirisnya keadaan bumi kita. Jika pada tahun 2020 saja jumlah sampah yang dihasilkan sudah mencapai sekian banyaknya lalu bagaimana dengan tahun ini dan tahun tahun selanjutnya?
Pemerintah terus mengupayakan berbagai macam cara untuk mengikis jumlah tersebut. Pasalnya jika permasalahan ini tidak bisa kita atasi maka akan berdampak pula terhadap aspek lainnya. Di samping itu masyarakat juga sidah sepatutunya untuk paham dan mengerti bagaimana cara pengelolaan sampah yang benar. Sehingga dapat ikut berkontribusi dalam menangani kasus tersebut.
Seperti halnya yang dilakukan oleh mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia atau yang biasa kita kenal dengan Genbi asal UIN Gusdur ini mereka berkerja sama dengan salah satu komunitas peduli lingkungan WCD (wordl cleanup day) di Pekalongan bahu membahu membersihkan area pantai yang tercemar oleh sampah. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya. Word Cleanup Day begitulah mereka menyebut aksi sosial ini. Dengan melibatkan seluruh pegiat sosial yang ada di Kota Pekalongan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar.
Kegiatan bersih lingkungan pantai ini dilaksanakan pada 1 Oktober lalu bertempat di Taman Wisata Laut Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan. Mereka membersihkan area lingkungan dan Pantai Pasir Kencana, memilahnya lalu kemudian dikumpulkan dan akan dikelola oleh bank sampah Kota Pekalongan. Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi sampah khususnya sampah yang ada di sekitar pantai Pasir Kencana ini.