blog-img
10/01/2026

Antara Tradisi dan Modernitas Perjuangan Dalang Tegal di Zaman Sekarang

Admin | Sosial

Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, seni dan budaya tradisional menghadapi tantangan besar untuk tetap bertahan. Hal ini mendorong GenBI Tegal untuk mengangkat kembali seni dan budaya tradisional khas Tegal dengan mengundang Ki Harjo Susilo yang merupakan putra dari dalang legendaris Tegal yakni Ki Enthus Susmono. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ki Haryo Susilo sebagai narasumber dan anggota GenBI Tegal divisi komunikasi serta Dewan Pengawas, Mentri Komunikasi, dan Staf Ahli GenBI Tegal.

Para dalang dan seniman Tegal menghadapi dilema besar: di satu sisi mereka harus menjaga keaslian dan nilai luhur budaya, namun di sisi lain mereka dituntut untuk berinovasi agar tetap diminati. Beberapa seniman mulai mengadaptasi pertunjukan mereka dengan memasukkan unsur-unsur modern, seperti penggunaan bahasa yang lebih komunikatif, durasi pertunjukan yang lebih singkat, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan dokumentasi karya seni.

Selain tantangan kepentingan masyarakat, persoalan regenerasi juga menjadi masalah serius. Tidak banyak anak muda yang tertarik untuk belajar dan meneruskan profesi sebagai dalang atau seniman tradisional. Kurangnya dukungan ekonomi, minimnya ruang tampil, serta stereotip bahwa seni tradisional tidak menjanjikan masa depan membuat regenerasi berjalan lambat. Padahal, keingintahuan budaya sangat bergantung pada keberadaan penerus yang mampu membawa tradisi ke masa depan.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, para seniman Tegal tetap menunjukkan semangat dan optimisme. Mereka percaya bahwa budaya tidak harus ditinggalkan, melainkan dapat dikemas ulang agar sesuai dengan perkembangan zaman. Kolaborasi dengan komunitas kreatif, dukungan pemerintah daerah, serta peran media menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi seni tradisional.

Pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab seniman, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Apresiasi, dukungan, dan keterlibatan generasi muda sangat dibutuhkan agar seni tradisional Tegal tidak sekadar menjadi peninggalan sejarah, melainkan tetap hidup dan berkembang. Dengan semangat Dalang Zaman Sekarang , budaya lokal diharapkan mampu berdiri sejajar dengan budaya modern tanpa kehilangan jati dirinya.

Bagikan Ke:

Populer